Salah satu poin utama dalam merawat kucing adalah mengetahui kapan mereka sakit. Yaitu dengan melihat tanda-tanda kucing yang sakit. Tanda-tanda ini sama untuk kucing apapun seperti kucing persia,kucing anggora atau jenis kucing lainnya dan juga sama rata baik itu kucing muda atau kucing yang tua.
Berikut ciri-ciri kucing sedang sakit :
- Kelelahan dan lesu
- Menggelengkan kepala secara berlebihan
- Selera menurun ataupun bahkan meningkat secara mencolok
- Juga mengkonsumsi air secara berlebihan
- Adanya cairan abnormal yang keluar dari lubang-lubang di tubuh contohlah mata kucing, hidung, telinga dsb.
- Sulit membuang kotoran
- Berat badan dapat naik ataupun menurun dengan mencolok
- Menjadi lebih agresif dan hiperaktif
- Berjalan pincang, bahkan sulit untuk berdiri
- Ada bagian-bagian tubuh kucing yang membengkak
Cara merawat kucing yang baik sebenarnya mudah yaitu dengan selalu mengikuti update terbaru dari info kucing. Contohnya adalah selalu mengikuti artikel kucing(rekomendasi) ini atau merawat kucing (Promosi).
Berikut beberapa tips dalam merawat kucing :
Berikut beberapa tips dalam merawat kucing :
- Mengetahui makanan kucing yang baik.
- Tips mengadopsi kucing persia
- Hal-hal yang mempengaruhi kesehatan kucing
- Cara Merawat kucing bukan hanya sekedar kucing anda juga harus memikirkantempat merawat kucing nantinya.
- Dan jika ingin mengembangbiakkan. Cara merawat kucing yang terbaik adalah dengan mengetahui usia pengembangbiakkan kucing.
Karena dengan kasih sayang otomatis, maka kita akan terus belajar dan belajar tentang bagaimana cara merawat kucing yang baik.
Apakah cara merawat kucing itu sulit? Tidak! asal kita mau pasti bisa. Kadang-kadang karena kita tidak tahu saja hingga itu terasa sulit. Tapi jika kita sudah mengetahuinya. Maka metode apapun dalam merawat kucing bisa kita makan lahap dengan cepat.

- Makanan yang diberikan adalah pakan khusus kucing yang sudah direkomendasikan mempunyai gizi lengkap sehingga kondisi kesehatannya terjamin.
- Takaran pemberian makanan disesuaikan kebutuhan kucing diusahakan sekali makan akan habis sehingga pakan yang diberikan selalu berganti (kondisinya dalam keadaan baru).
- Hindari obesitas (kegemukan) dengan cara takaran makan pas dengan kebutuhannya.
- Pilih makanan kering karena praktis dan butiran butiran keringnya membantu membersihkan gigi kucing
- Jika kucing sudah terbiasa mengkonsumsi makanan basah, usahakan 1 x pemberian pakan pas takaran dan sisa yang masih ada di kaleng disimpan di lemari es dan saat memberikan makan lagi dihangatkan atau dikeluarkan sebentar dari lemari es sehingga makanan kembali seperti kondisi semula.
- Tempat pakan kucing harus selalu bersih, sisa makanan (terutama basah) langsung dibuang dan berikan makanan pada jam-jam tertentu untuk membiasakan kucing mengetahui jadwal makannya dan apabila kucing tidak ditempatkan didalam kandang berikan makan di sudut/tempat tertentu (jangan dipindah-pindah) untuk membiasakan kucing mengetahui secara otomatis tempat makanannya diletakkan.
- Sediakan cukup air minum (air masak/aqua) dikandang atau ditempat lainnya (bisa di dekat tempat makannya), meskipun kucing sedikit minum akan tetapi tetap memerlukan persediaan minum.
- Berikan tempat tidur yang nyaman, apabila memungkinkan yang terbuat dari rotan (bahan luarnya) sehingga dapat digunakan untuk mengasah kuku (untuk menghindari menggaruk sofa atau perabotan rumah tangga lainnya)
- Kotak kotoran harus di isi cat litter (pasir kucing) yang banyak dijual di pet shop/super market gunakan yang mempunyai daya serap tinggi sehingga dapat menyerap kencing dengan cepat. Segera buang kotoran kucing (BAB) sesegera mungkin dan ganti pasir kucing yang sudah berisi kencing 2 x sehari (pagi, sore).
- Mandikan kucing paling sedikit 3 x dalam 1 bulan atau dapat juga 1 minggu sekali dengan menggunakan shampoo kucing yang ber Ph rendah dan lakukanlah penyisiran bulu setiap hari agar bulu yang rontok tidak akan terjilat yang menyebabkan kucing akan muntah karena tertelan bulu atau jika tidak bulu2 kucing yang tertelan akan mengganggu sistem pencernaannya.
- Lakukan vaksinasi sesuai umur dan kebutuhan juga periksakan kesehatan kucing secara rutin ke dokter hewan terdekat.
- Segera periksakan ke dokter hewan apabila kucing memperlihatkan tanda2 awal terserang sakit, seperti : tidak mempunyai nafsu makan/nafsu makan berkurang, pilek/keluar ingus, BAB lembek/tidak normal.